Politik

Nur Alam, King Maker dan Bayang-bayang Dinasti

Nur Alam, King Maker dan Bayang-bayang Dinasti
Mantan Gubernur Sultra, Nur Alam (Tengah), bersama Istrinya Hj. Tina Nur Alam (Kanan) dan Putri Sulungnya, Sitya Giona Nur Alam (Kiri). Foto : Yais Yaddi
Table of Contentsโˆ’

Kabarkendari.id โ€“ Gairah Nur Alam untuk kembali terjun ke dunia politik kini membuncah. Bukan untuk memimpin partai atau menjadi kepala daerah sebagaimana yang ia lakoni dahulu. Melainkan, menjadi King Maker bagi langkah politik isteri dan anak-anaknya.

Menjalani kehidupan selama lima tahun di Lembaga Pemasyarakatan, bukanlah waktu yang singkat, apalagi mudah. Namun, bukan berarti gairahnya di dunia politik memudar.

Sekembalinya di Bumi Anoa, Nur Alam kembali merajut circle politik yang telah melambungkan namanya selama setidaknya tiga dekade. Mengantarkannya menjadi orang nomor satu di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara.

Situasi telah banyak berubah. Tetapi DNA Nur Alam adalah politik. Maka menghadapi tahun politik 2024 mustahil baginya bila hanya berdiam diri. Apa lagi isteri dan anak-anaknya telah memutuskan terlibat aktif dan memilih politik sebagai jalan hidup gayung bersambut.

Masih ada satu hal yang mengganggu benaknya. Apa lagi kalau bukan isu politik dinasti. Nur Alam punya pandangan sendiri.

Jaelani Bagikan Bibit Produktif dan Sosialisasi RHL di Konsel dan Kendari

โ€œKita harus memahami apa yang dimaksud dinasti dan nepotisme itu sendiri. Saya adalah seorang warga biasa yang tidak memiliki kekuasaan untuk memuluskan jalan anak dan istri saya untuk jabatan yang strategis,โ€ jelasnya kapada Kabarkendari.id, Jumโ€™at (29/03/2024.

Menurutnya, Pemilukada adalah kompetisi terbuka yang berhak diikuti oleh siapa saja. Sebagai mantan gubernur tindakan ini menurutnya sebagai pembuktian kapasitas pribadi.

โ€œKewajiban mendukung secara moral maupun materil adalah kewajiban saya sebagai suami dan ayah. Secara kapasitas saya secara objektif melihat mereka (anak dan istri Nur Alam) telah cukup mumpuni sebagai calon kepala daerah dan bergerak secara adil sesuai aturan hukum yang berlaku,โ€ jelasnya.

Nur Alam menilai kapasitas istri dan kedua anaknya sudah layak untuk menjadi pemimpin daerah. Istrinya, Hj. Tina Nur Alam akan diproyeksikan untuk maju sebagai Calon Gubernur Sultra. Sementara anak sulungnya, Sitya Giona Nur Alam, akan bertarung sebagai Calon Walikota Kendari. Sementara untuk putra semata wayangnya, Radhan Al Gindo Nur Alam akan diplot menjadi Bupati Konawe Selatan.

Tina Nur Alam

Tina Nur Alam memulai karir politiknya sejak 10 tahun lalu sebagai anggota DPR RI dapil Sultra. Sebelumnya politis Partai Nasdem ini juga sempat menjajaki karis sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama 20 tahun.

Pengurus DPC PKB se-Sultra Dilantik di Kota Tua Jakarta, Jaelani Tekankan Soliditas dan Politik Kehadiran

Terkait persiapan pencalonannya, ibu tiga anak ini mengaku sudah intens komunikasi dengan pihak partai maupun pasangan yang akan mendampinginya nanti.

โ€œSemua sudah berkomunikasi, terkait partai dan pasangan belum bisa saya sampaikan sekarang menunggu waktu yang tepat,โ€ ujar Tina saat ditemui wartawan ditempat yang sama, Jumโ€™at (29/03/2024).

Tina menegaskan, dirinya tetap teguh untuk menjadi 01 atau calon gubernur, dia mengaku tidak pernah sama sekali untuk menjadi 02 atau wakil gubernur. โ€œSaya 01, apapun komunikasinya saya tetap bersiteguh untuk menjadi calon gubernur bukan wakil,โ€ tambah Tina.

Lulusan S2 Nagister Management Universitas Haluoleo ini menambahkan, saat ini ia merasa sangat bersemangat untuk menjadi calon gubernur, melihat antusiasme masyarakat, dukungan keluarga besar hingga dukungan suami yang begitu kuat untuk mendampinginya dalam perjalanan menjadi orang nomor satu di Sultra.

Sitya Giona Nur Alam

Tidak jauh berbeda dengan Ibunya, Giona juga masih dalam penjajakan pintu partai dan calon wakil yang akan mendampinginya nanti. Sejauh ini, anak sulung Nur Alam ini masih belum mau menyebutkan sejauh mana langkah politiknya dalam maju sebagai Calon Walikota Kendari.

Terakhir, Giona telah mendatangani pakta integritas untuk siap di survey dan dicalonkan Partai Golkar. โ€œKami masih terus berkomunikasi baik di Golkar dan partai lainnya. Dimomen ini saya juga mengaskan bahwa akan menjadi 01 bukan 02,โ€ jelas wanita kelahiran 1994 ini.

Ketua Garnita Nasdem Sultra ini mengaku, dirinya belum mau banyak komentar terkait nama partai yang berkomunikasi dengan dirinya serta calon wakilnya nanti.

โ€œUntuk calon wakil tentunya sudah ada beberapa nama yang sementara dirajut komunikasinya. Belum bisa saya bocorkan saat ini, nanti dicuri lagi,โ€ jelas Giona saat menandatangani pakta integritas di Partai Golkar, Jumโ€™at (29/03/2024).

Radhan Al Gindo Nur Alam

Berbeda dengan Ibu dan Kakaknya, Radhan sejak akhir 2023 lalu nampaknya telah menentukan wakil untuk maju di Pemilihan Bupati Konsel November mendatang. Aktifitas sosialisasi juga terlihat Radhan bersama Rasyid lebih intens dibandingkan Tina dan Giona.

Ditemui Kantor Golkar Kendari, Radhan juga belum mau banyak bicara terkait kiprah politiknya di Konsel tersebut. โ€œNanti ya, kita ngobrol-ngobrol,โ€ jelas mantan ketua Pemuda Perindo Sultra ini.

Patut ditunggu, bagimana kiprah politik keluarga Nur Alam pada Pemilukada 2024. Apapun hasilnya kelak, akan menjadi pembuktian bagi Nur Alam sendiri. Sebagai King Maker isteri dan anak-anaknya.

Penulis: Yais Yaddi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *