Politik Ekonomi

Jaelani Bagikan Ratusan Bibit Produktif di Kolaka, Dorong Rehabilitasi Hutan dan Peningkatan Ekonomi Warga

**Keterangan gambar:** Anggota Komisi IV DPR RI Jaelani bersama warga dan penerima bibit tanaman produktif dalam kegiatan Sosialisasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Kelurahan Induha, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2026).

KABAR KENDARI – Anggota Komisi IV DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara, Jaelani, membagikan ratusan bibit tanaman produktif gratis sekaligus menggelar Sosialisasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Kabupaten Kolaka (24/08/2026).

Kegiatan ini digelar di Kelurahan Induha, Kecamatan Latambaga, bekerja sama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sulawesi Tenggara ini bertujuan memulihkan ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) yang kritis sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.

Program sosialisasi mengenai edukasi penanganan lahan kritis serta konservasi tanah dan air ini dihadiri oleh ratusan warga, Kelompok Tani Hutan (KTH), tokoh masyarakat.

Pembagian bibit secara gratis difokuskan pada jenis tanaman produktif bernilai ekonomi tinggi, seperti durian unggul, mangga, alpukat, dan pala.

Wasekjen PB PMII 2008-2011 ini menegaskan, program RHL tidak dipahami hanya sebagai kegiatan seremonial penanaman pohon, melainkan investasi ekologi dan ekonomi jangka panjang.

PKB Sultra Gelar Konsolidasi Internal dan Serahkan SK Kepengurusan 17 DPC di Kendari

Baginya, Hutan dan DAS di Sultra adalah benteng kehidupan di masa depan. Melalui RHL, tidak hanya fokus memulihkan ekosistem lahan kritis, tetapi juga ingin memastikan ekonomi masyarakat terangkat melalui Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).

“Pemilihan bibit produktif seperti durian unggul, alpukat, dan pala dapat difokuskan agar kelak menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga petani,โ€ ujar legislator yang akrab disapa Bang Jay tersebut.

Politisi muda itu menambahkan kawasan Kolaka memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga keseimbangan DAS di Sulawesi Tenggara. Mengingat tingginya ancaman kerusakan lingkungan dan alih fungsi lahan, sinergi nyata antara pemerintah pusat, daerah, serta masyarakat lokal sangat diperlukan.

Oleh karena itu, masyarakat penerima bantuan diajak untuk tidak hanya menanam, tetapi juga berkomitmen merawat dan mengelola tanaman produktif

Jaelani sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor pertanian, kehutanan, kelautan, dan lingkungan hidup. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan dan program bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan petani serta menjaga kelestarian alam dan Daerah Aliran Sungai Sulawesi Tenggara.

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Teluk Kendari

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *