Hukrim Pendidikan

Akun Resmi UIN Kendari Diduga Diretas, Modus Tebus Murah iPhone dan Emas Antam Telan Korban Belasan Juta

Ilustrasi peretas menggunakan laptop di samping tampilan akun Instagram UIN Kendari yang diduga mengalami peretasan.
Ilustrasi dugaan peretasan akun Instagram resmi UIN Kendari.

KABAR KENDARI – Akun Instagram resmi Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari, @uinkendari, diduga diretas dan dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksi penipuan berkedok program tebus murah. Modus tersebut membuat sejumlah korban mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah.

Peretasan akun yang sebelumnya dikenal sebagai akun resmi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari itu diduga terjadi pada Selasa, 28 Juli 2026. Dalam rentang waktu sekitar pukul 17.00 hingga 19.30 Wita, akun tersebut mengunggah sedikitnya tiga postingan promosi yang belakangan diketahui merupakan penipuan.

Unggahan pertama menawarkan program tebus murah iPhone 17 Pro Max edisi spesial Anniversary UIN Kendari dengan harga Rp9 juta untuk dua orang pemenang. Sementara unggahan lainnya menawarkan emas Antam Logam Mulia 10 gram dengan harga Rp9 juta dan Rp15 juta.

Dalam setiap unggahan, calon pembeli diarahkan mengisi formulir pendaftaran dan mentransfer sejumlah uang ke rekening Bank MNC Internasional nomor 206010007322515 atas nama Rindadewi Aryati.

Kabid BKAD Muna Rahmat Dianto Meninggal Usai Ikut Lomba Bola Gotong HUT ke-67 Kabupaten Muna

Salah seorang korban berinisial RF mengaku tidak menaruh curiga karena desain promosi yang diunggah memiliki tampilan serupa dengan konten resmi yang selama ini dipublikasikan pihak kampus.

“Banyak yang percaya karena editannya persis dengan editan yang biasa diposting. Saya juga korban, Rp9 juta saya kirim, ada juga yang Rp15 juta,” ujar RF dilansir Kisahan.id, Kamis (30/7/2026).

 

RF menduga jumlah korban lebih dari satu orang. Menurutnya, beberapa korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Pihak kampus juga disebut telah membuat laporan terkait dugaan peretasan akun tersebut.

Dr. Syarifuddin Tundreng Kalahkan Petahana, Terpilih sebagai Rektor USN Kolaka 2026-2030

“Sudah ada beberapa teman melapor juga, pihak IAIN juga sudah lapor,” katanya.

Sementara itu, Humas UIN Kendari, Ali Hakim, belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi.

Namun melalui unggahan terbaru di akun Instagram resmi @uinkendari, pihak kampus mengumumkan bahwa akun tersebut telah berhasil dipulihkan dan kembali berada di bawah kendali tim pengelola.

Dalam pernyataannya, UIN Kendari juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden tersebut serta mengimbau seluruh pengguna media sosial agar mengabaikan seluruh unggahan penipuan yang sempat muncul selama akun berada di luar kendali pengelola.

Pihak kampus juga mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi atau program yang mengatasnamakan UIN Kendari, terutama jika berkaitan dengan transaksi keuangan atau permintaan transfer dana.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *