Politik

Pilgub Sultra, Upaya Berat Mantan Bupati Wakatobi

Mantan Bupati Wakatobi, Ir. Hugua Foto : Istimewa

Kabarkendari.id – Mantan Bupati Wakatobi Dua Priode (2006-2016), Ir. Hugua, nampaknya masih berupaya untuk menjadi kontestan kembali pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra priode 2024-2029.

Menempati posisi paling buncit pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2018 lalu, Hugua yang saat itu berpasangan dengan Mantan Walikota Kendari. Ir. Asrun hanya memperoleh 24,73 persen suara atau sebanyak 280.762 pemilih.

Kendati demikian, Hugua nampaknya masih dapat melanjutkan karir politiknya setelah terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia pada tahun 2018 silam.

Selalau berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) saat menjadi legislator di senayan, nampaknya dinilai kurang maksimal dalam upaya memajukan wilayah Sultra.

Bupati yang dikenal sebagai pencetus beberapa potensi wisata di Wakatobi ini saat ditemui di Kendari, Jum’at (05/04/2024) menyebutkan bahwa untuk Pilgub 2024, dirinya telah mematangkan sikap dan persiapan untuk kembali berkompetisi.

Bahtra Kawal Program PTSL 2026, Dorong Seluruh Tanah di Kendari Bersertifikat

“Sebagai Insan politik tentunya kita harus selalu siap untuk masyarakat Sultra,” jelas kader PDI Perjuangan tersebut.

Langkah Hugua sendiri pada Pilgub kali ini terbilang cukup berat. Mengingat, gagalnya ia mempertahankan kursi legislatornya pada pemilu 2024 lalu, yang harus merelakan kepada mantan Bupati Kolaka, Ahmad Safei.

Dari sisi partai sendiri, Hugua nampaknya bukan satu-satunya kader PDI Perjuangan dari Sultra yang serius untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di Bumi Anoa tersebut.

Tercatat, ada nama Umar Bonte sebagai pemilik suara terbanyak pada pemilihan DPD RI kemarin, dan Ketua DPW PDI Perjuangan Sultra, Lukman Abunawas yang juga memiliki tingkat popularitas tertinggi dari hasil survey Jaringan Suara Nusantara.

Sikap Hugua sendiri terkait permasalahan tersebut tidak menjadi hambatan untuk dirinya tetap konsisten sebagai bakal calon yang akan bersaing pada Pilgub mendatang.

Jaelani Tegaskan Fungsi Pengawasan DPR dan Kolaborasi Antar-Lembaga untuk Dongkrak Ekspor Pertanian Sultra

Tercatat, anggota komisi II DPR RI itu sudah mengambil formulir di Partai Demokrat untuk bersaing dengan nama-nama besar seperti, Istri Mantan Gubernur Sultra, Hj. Tina Nur Alam, Bupati Konwe Kepulauan, Ruksamin dan Ketua PPP Sultra, Andi Sumangerukka.

“Persiapan sudah matang, komunikasi dengan partai politik lain terus dilakukan. Intinya kita siap untuk semua kemungkinan,” jelas Hugua.

Sementara itu, terkait posisi sebagai 01 ataupun 02, Hugua mengatakan semua kemungkinan akan dipertimbangkan melihan konstalasi politik beberapa bulan kedepan.

“Nanti kita lihat,” ujarnya singkat saat ditanya apakah akan menjadi 01 atau 02 seperti tahun 2018 lalu.

Penulis : Yais Yaddi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *