KABAR KENDARI – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas inklusi dan literasi keuangan sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran 50.537 Rekening Simpanan Pelajar (SimPel) bagi siswa SD dan SMP di Kota Kendari.
Program ini merupakan bagian dari Launching Pembukaan 60.819 Rekening SimPel se-Kota Kendari dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 sekaligus mendukung Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang digelar di Pelataran Kantor Wali Kota Kendari, Rabu (22/7/2026).
Acara tersebut dihadiri Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Kepala OJK Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara Edwin Permadi, Kepala LPS Regional III Sulawesi Maluku Papua Fuad Zaen, jajaran Forkopimda, serta ratusan pelajar.
Dari total 60.819 rekening SimPel yang diterbitkan di Kota Kendari, sebanyak 50.537 rekening dikelola oleh Bank Sultra, sementara 10.282 rekening lainnya diterbitkan oleh BPR Bahteramas Kendari. Buku tabungan SimPel diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, kepada Wali Kota Kendari dan perwakilan siswa.
Sinergi Perkuat Budaya Menabung Sejak Dini
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kota Kendari menjadi motivasi bagi Bank Sultra untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang inklusif bagi generasi muda.
“Bank Sultra merasa terhormat dapat menjadi bagian utama dalam menyukseskan Program KEJAR di Kota Kendari. Pembukaan lebih dari 50 ribu rekening SimPel ini bukan sekadar pencapaian angka, tetapi langkah nyata membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini,” ujarnya.
Menurut Andri, kemudahan layanan perbankan saat ini diharapkan mampu mendorong pelajar semakin gemar menabung dan memiliki literasi keuangan yang baik.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan perbankan yang aman, mudah diakses, dan relevan bagi pelajar. Kami berharap tabungan ini menjadi awal lahirnya generasi muda Kendari yang mandiri secara finansial dan siap menyongsong masa depan,” katanya.
Kepala OJK Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, mengapresiasi capaian Kota Kendari yang berhasil melampaui target nasional Program KEJAR. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara OJK, Bank Indonesia, LPS, Pemerintah Kota Kendari, Bank Sultra, BPR Bahteramas, Baznas, Kementerian Agama, serta seluruh sekolah di Kota Kendari.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menegaskan dukungan BI terhadap Program KEJAR melalui edukasi pengelolaan keuangan, pemahaman penggunaan Rupiah, hingga peningkatan literasi transaksi digital yang aman bagi pelajar.
Kepala LPS Regional III Sulawesi Maluku Papua, Fuad Zaen, juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir menyimpan dana di perbankan. Ia menyebut cakupan penjaminan simpanan di Sulawesi Tenggara telah mencapai 99,98 persen, sehingga dana masyarakat, termasuk tabungan pelajar, berada dalam sistem perbankan yang aman.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan Program KEJAR menjadi langkah strategis dalam membangun budaya menabung sejak usia sekolah. Menurutnya, kepemilikan rekening bank akan membantu pelajar belajar mengelola keuangan sekaligus mengurangi perilaku konsumtif.
“Saat ini capaian kepemilikan rekening pelajar di Kota Kendari sudah lebih dari 90 persen. Kami optimistis segera mencapai target 100 persen. Terima kasih kepada Bank Sultra, OJK, BI, LPS, serta seluruh pihak yang telah mendukung Program KEJAR,” ujar Siska.
Peluncuran puluhan ribu rekening SimPel ini menjadi bukti sinergi kuat antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mempercepat literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar. Ke depan, Bank Sultra menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya gemar menabung sebagai fondasi mencetak generasi muda Sulawesi Tenggara yang cerdas dan mandiri secara finansial.
Redaksi


Komentar