Peristiwa

KN SAR Pacitan Dikerahkan Basarnas Kendari untuk Cari Korban KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar

Personel Basarnas Kendari mengikuti apel di atas geladak KN SAR Pacitan sebelum kapal diberangkatkan menuju perairan Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/7/2026). KN SAR Pacitan dikerahkan untuk memperkuat operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa
Personel Basarnas Kendari mengikuti apel di atas geladak KN SAR Pacitan sebelum kapal diberangkatkan menuju perairan Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/7/2026). KN SAR Pacitan dikerahkan untuk memperkuat operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa

KABAR KENDARI – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR Pacitan untuk memperkuat operasi pencarian dan penyelamatan korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Pengerahan kapal dilakukan sebagai bentuk Bantuan Kendali Operasi (BKO) dalam operasi SAR yang masih berlangsung sejak insiden tenggelamnya kapal pada 15 Juli 2026.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin, mengatakan KN SAR Pacitan diberangkatkan dari Dermaga Basarnas Kawasan Timur Kendari pada Sabtu (18/7) pukul 12.10 Wita menuju lokasi pencarian.

“KN SAR Pacitan diberangkatkan sebagai BKO untuk memperkuat operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Selayar,” kata Amiruddin dalam keterangannya.

Perjalanan menuju lokasi operasi menempuh jarak sekitar 262 nautical mile (NM) dengan estimasi waktu pelayaran sekitar 18 jam. Setelah tiba, kapal akan bergabung dengan unsur SAR gabungan yang telah lebih dahulu melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

KM Mahkota Menui Tenggelam di Perairan Samarengga-Koikoila, 29 Penumpang dan ABK Selamat Dievakuasi

KN SAR Pacitan merupakan kapal pencarian dan pertolongan berbahan aluminium dengan panjang 59,8 meter serta memiliki kecepatan maksimum hingga 20 knot. Spesifikasi tersebut memungkinkan kapal beroperasi secara optimal di perairan lepas dan mendukung pencarian dalam kondisi laut yang dinamis.

Dalam misi ini, kapal membawa 28 personel atau Person On Board (POB), terdiri atas satu Kepala Seksi Operasi dan Siaga KPP Kendari, 21 kru KN SAR Pacitan, serta enam personel rescuer KPP Kendari yang akan memperkuat tim di lapangan.

Selain personel, KN SAR Pacitan juga membawa berbagai peralatan pendukung operasi SAR, seperti Sea Rider, sekoci, rubber boat, perlengkapan medis, alat evakuasi, perangkat komunikasi, hingga perlengkapan keselamatan lainnya untuk mendukung proses pencarian dan penyelamatan.

Basarnas Kendari berharap kehadiran KN SAR Pacitan dapat meningkatkan efektivitas operasi SAR dan memperluas jangkauan pencarian terhadap korban KM Nurul Salsa yang hingga kini masih belum ditemukan.

Operasi pencarian akan terus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur SAR, TNI, Polri, serta instansi terkait, dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.

Sekda Konawe Selatan Dilaporkan ke Polda Sultra atas Dugaan Perzinaan

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *