KABAR KENDARI – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan keagamaan dan pembinaan umat di Sulawesi Tenggara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan dana operasional senilai Rp200 juta kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tenggara.
Penyerahan bantuan berlangsung di Masjid Agung Al-Kautsar, Kota Kendari, bertepatan dengan prosesi Pengukuhan Pengurus MUI Provinsi Sulawesi Tenggara Masa Khidmat 2026–2031 yang dikukuhkan langsung oleh Ketua MUI Bidang Dakwah, Drs. KH. Abdul Manan Gani, M.M.
Momentum tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Penjabat Sekretaris Daerah Sultra, Ketua DPRD Sultra, Kepala OJK Sultra, Kabinda Sultra, Danrem 143/Halu Oleo, Wakapolda Sultra, Wakajati Sultra, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menegaskan bahwa MUI merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta merawat kerukunan umat di Bumi Anoa.
Ia berharap kepengurusan MUI Sultra yang baru mampu menjalankan amanah dengan memperkuat dakwah Islam, meningkatkan toleransi antarumat beragama, sekaligus mendukung program pembangunan daerah.
Selain itu, gubernur mengingatkan pentingnya menjaga independensi lembaga keagamaan dari kepentingan politik praktis agar tidak memicu polarisasi di tengah masyarakat.
“Rumah ibadah harus tetap menjadi pusat pembinaan umat dan perekat sosial. MUI juga diharapkan mengambil peran aktif dalam membentengi generasi muda dari bahaya radikalisme, penyalahgunaan narkoba, hingga penyebaran hoaks,” pesannya.
Sejalan dengan semangat kolaborasi tersebut, Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar mengatakan bantuan operasional yang diberikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat sinergi antara dunia perbankan, pemerintah daerah, dan para ulama.
“Atas nama manajemen Bank Sultra, kami mengucapkan selamat atas pengukuhan Pengurus MUI Provinsi Sulawesi Tenggara Masa Khidmat 2026–2031. Kami menyadari betapa besar peran ulama dan MUI sebagai pengayom sekaligus perekat umat di daerah ini,” ujar Andri.
Menurutnya, bantuan operasional sebesar Rp200 juta tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran program kerja MUI Sultra, sehingga organisasi tersebut semakin optimal menjalankan fungsi dakwah, pembinaan keagamaan, serta menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat.
“Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk komitmen dan partisipasi aktif Bank Sultra dalam mendukung operasional MUI Sultra. Kami berharap kemitraan strategis antara Bank Sultra, pemerintah daerah, dan ulama terus terjalin erat demi mewujudkan kemaslahatan masyarakat Sulawesi Tenggara secara berkelanjutan,” katanya.
Sebagai bank milik Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara, Bank Sultra terus menempatkan tanggung jawab sosial sebagai bagian penting dari strategi bisnis perusahaan. Tidak hanya fokus pada layanan perbankan dan pertumbuhan kinerja keuangan, Bank Sultra juga secara konsisten menyalurkan dukungan terhadap berbagai program sosial, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Melalui bantuan operasional ini, Bank Sultra berharap MUI Sultra semakin optimal menjalankan perannya sebagai lembaga yang memberikan bimbingan keagamaan, memperkuat dakwah Islam, menjaga kerukunan umat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat Sulawesi Tenggara yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Redaksi


Komentar