Hukrim

Dua Pelajar SMAN 5 Kendari Terkena Busur, Satu Menancap di Kepala

Dua pelajar SMAN 5 Kendari dirawat setelah diduga terkena busur
Dua pelajar SMAN 5 Kendari menjalani perawatan medis di rumah sakit setelah diduga menjadi korban pembusuran di Jalan Boulevard, Kendari, Senin (17/8/2026). Foto: Istimewa

KABAR KENDARI โ€“ Dua pelajar SMAN 5 Kendari, MF dan IZ, diduga menjadi korban penembakan busur oleh sekelompok pelajar di Jalan Boulevard, Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (17/8/2026) siang.

Keduanya mengalami luka akibat mata busur yang menancap di tubuh. IZ terkena busur pada bagian belakang kepala sebelah kanan, sedangkan MF terkena busur pada bagian punggung.

Dalam video yang diterima, mata busur terlihat masih menancap pada bagian belakang kepala IZ. Mata busur lainnya juga terlihat menancap di bagian punggung MF.

Seorang pelajar SMAN 5 Kendari yang enggan disebutkan namanya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 Wita.

โ€œSudah ada dua korban, satu dibusur di kepala, satu dibusur bagian belakang badan,โ€ ujar pelajar tersebut.

Mahasiswi di Kendari Diduga Dicabuli Maling di Bawah Ancaman Parang

Diduga Berawal dari Penyerangan

Pelajar lainnya mengatakan, kejadian tersebut berlangsung setelah pelaksanaan upacara di sekolah.

Menurut dia, sekelompok pelajar dari sekolah lain diduga datang dan menyerang pelajar SMAN 5 Kendari di sekitar sekolah.

โ€œTadi kejadiannya selesai upacara, mereka datang berkomplotan. Mereka pergi serang kita di samping sekolah,โ€ katanya.

Dia juga mengungkapkan, sebelumnya sempat terjadi ancaman dari kelompok pelajar lain pada Jumat (14/8/2026). Namun, menurut keterangannya, kelompok tersebut tidak datang ke sekolah pada waktu yang disebutkan.

โ€œPagi tadi mereka datangi kita, baru bawa-bawa busur,โ€ ujarnya.

Kapal Barang GT 8 Mati Mesin dan Bocor di Tanjung Taipa, 2 ABK Ditemukan Selamat

Akibat kejadian tersebut, IZ dan MF kemudian dilarikan ke RSUD Bahteramas Kendari untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi lengkap maupun identitas pelaku dalam peristiwa tersebut.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *