KABAR KENDARI โ Konflik rumah tangga di Desa Ranooha Raya, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, berujung tragis.
Seorang ibu rumah tangga berinisial DPS (22) meninggal dunia setelah diduga ditikam suaminya, Karmansyah alias Anca (31), menggunakan pisau dapur.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 04.00 Wita. Polisi menyebut persoalan rumah tangga dan kecemburuan diduga menjadi pemicu aksi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan AKP Taufik Hidayat mengatakan, sebelum penikaman terjadi, pasangan suami istri tersebut sempat terlibat pertengkaran yang dipicu persoalan kecemburuan.
Perselisihan itu bermula pada Sabtu (3/10/2026) siang. Saat itu, Karmansyah mengajak korban menghadiri pesta pernikahan di Desa Torokeku, Kecamatan Tinanggea. Namun, ajakan tersebut ditolak korban.
Malam harinya sekitar pukul 20.00 Wita, Karmansyah yang masih berada di tempat kerjanya di Kecamatan Morombo, Kabupaten Konawe Utara, mendapat informasi dari keluarganya bahwa korban justru datang ke pesta pernikahan tersebut dan mengikuti acara Lulo.
Karmansyah kemudian pulang ke rumah pada Minggu (4/10/2026). Sekitar pukul 15.00 Wita, korban juga tiba di rumah setelah sebelumnya berada di Kecamatan Tinanggea.
Keduanya kemudian terlibat pertengkaran. Dalam perselisihan tersebut, korban disebut sempat dipukul menggunakan helm sebanyak dua kali.
โKeduanya kemudian bertengkar, dan sempat memukul korban dengan helm sebanyak dua kali,โ kata AKP Taufik.
Sehari kemudian, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 06.00 Wita, Karmansyah pergi ke Kota Kendari bersama anaknya dengan maksud menenangkan diri.
Namun, sekitar pukul 22.00 Wita, ia kembali ke rumah bersama anaknya. Pelaku kemudian beristirahat di ruang tamu, sedangkan korban tidur di kamar bersama anak dan mertuanya.
Situasi kembali memanas beberapa jam kemudian.
Sekitar pukul 03.00 Wita, Karmansyah terbangun setelah mendengar telepon seluler korban berbunyi. Polisi menyebut telepon tersebut diduga berasal dari seorang pria.
Karmansyah kemudian meminta handphone korban untuk diperiksa. Namun, permintaan tersebut ditolak hingga pertengkaran kembali terjadi.
Sekitar satu jam kemudian, Karmansyah masuk ke dapur dan mengambil sebilah pisau.
Ia kemudian masuk ke kamar tidur dan menyerang korban menggunakan pisau tersebut.
โKorban ditikam sebanyak empat kali,โ ungkap AKP Taufik.
Usai kejadian, sekitar pukul 04.30 Wita, Karmansyah meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor.
Polisi yang menerima informasi kejadian langsung melakukan pengejaran. Sekitar pukul 07.20 Wita, Tim URC Alpha Polres Konawe Selatan bersama personel Satreskrim Polres Kendari dan Polsek Moramo berhasil mengamankan Karmansyah alias Anca.
Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Konawe Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi menduga kecemburuan menjadi salah satu pemicu utama aksi tersebut. Pelaku diduga merasa cemburu setelah korban menolak memberikan handphone untuk diperiksa, ditambah informasi mengenai komunikasi korban dengan laki-laki lain.
Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau dapur dan satu unit handphone Android Vivo Y16 warna hitam.
Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Polres Konawe Selatan. Polisi melakukan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mendalami motif dan rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Redaksi


Komentar