Pendidikan

Ramadhan Tosepu Lolos Tiga Besar Calon Rektor USN Kolaka, Melaju ke Tahap Pemilihan Akhir

Ramadhan Tosepu memaparkan visi dan misi sebagai calon Rektor USN Kolaka periode 2026-2030.
Ramadhan Tosepu, SKM., M.Kes., Ph.D. saat menyampaikan pemaparan visi, misi, dan program strategis dalam tahapan penyaringan Calon Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka periode 2026–2030 di hadapan Senat Universitas, Selasa (2/6/2026). Foto: Istimewa

KABAR KENDARI – Akademisi Universitas Halu Oleo (UHO), Ramadhan Tosepu, SKM., M.Kes., Ph.D., memastikan diri melaju ke tahap akhir pemilihan Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka periode 2026–2030 setelah masuk dalam tiga besar calon yang ditetapkan Senat Universitas, Selasa (2/6/2026).

Ramadhan menjadi satu-satunya kandidat dari luar internal USN Kolaka yang berhasil menembus fase final setelah melalui proses penyaringan yang berlangsung dalam Sidang Senat Universitas.

Dalam pemungutan suara yang diikuti 23 anggota senat, Ramadhan meraih dukungan yang cukup untuk mengamankan satu kursi terakhir menuju tahap pemilihan akhir. Ia bergabung bersama Rektor USN Kolaka saat ini, Prof. Dr. H. Nur Ihsan HL, M.Hum., dan Dr. Syarifuddin Tundreng, S.S., M.Pd., yang juga lolos ke tahapan berikutnya.

Masuknya nama Ramadhan Tosepu ke jajaran tiga besar dinilai menjadi salah satu dinamika menarik dalam proses pemilihan rektor tahun ini. Sebagai akademisi yang berkiprah di Universitas Halu Oleo, ia membawa perspektif baru dalam kontestasi kepemimpinan kampus negeri yang berlokasi di Kabupaten Kolaka tersebut.

Sebelum proses penyaringan dilakukan, lima bakal calon rektor diberikan kesempatan memaparkan visi, misi, serta program strategis yang akan dijalankan jika terpilih memimpin USN Kolaka. Pemaparan tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan anggota senat dalam menentukan pilihan.

Tahanan Meninggal di Rutan Kendari, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Prof. Nur Ihsan memperoleh dukungan terbanyak. Posisi kedua ditempati Dr. Syarifuddin Tundreng.

Sementara itu, Ramadhan Tosepu berhasil mengamankan posisi ketiga dan memastikan langkahnya ke tahap final. Adapun dua kandidat lainnya, yakni Prof. Dr. Bahri, S.Pd., M.Pd., memperoleh satu suara, sedangkan Prof. Dr. Rosnawintang, S.E., M.Si., tidak memperoleh suara.

Ketua Senat USN Kolaka, Dr. Muhammad As Ari AM, mengatakan proses penyaringan berlangsung terbuka dan mencerminkan pelaksanaan demokrasi akademik yang sehat.

“Proses demokrasi berjalan sangat indah dan bermartabat hari ini. Tiga nama telah terpilih secara sah oleh Senat. Tahap berikutnya adalah pemilihan final yang akan mengombinasikan suara Senat Universitas dengan hak suara dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,” ujarnya usai menutup sidang.

Dengan hasil tersebut, Ramadhan Tosepu kini memiliki peluang yang sama untuk bersaing dalam tahapan penentuan rektor bersama dua kandidat lainnya. Tahap akhir nantinya akan melibatkan pemungutan suara yang menggabungkan suara anggota senat universitas dan hak suara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sesuai ketentuan yang berlaku.

Raker APEKSI Kendari 2026 Digelar, 17 Wali Kota Bahas Pembangunan Kota di Indonesia Timur

Bagi sebagian kalangan akademik, lolosnya Ramadhan ke fase final menjadi sinyal kuat bahwa gagasan pembaruan dan pengembangan USN Kolaka mendapat perhatian dari anggota senat. Kehadirannya dalam bursa calon rektor juga menambah warna dalam kontestasi kepemimpinan perguruan tinggi negeri tersebut.

Kini, sivitas akademika USN Kolaka dan masyarakat Sulawesi Tenggara menantikan hasil akhir pemilihan yang akan menentukan siapa figur yang dipercaya memimpin USN Kolaka selama empat tahun ke depan. Sosok rektor terpilih diharapkan mampu membawa kampus itu semakin kompetitif, inovatif, serta memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat nasional maupun global.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *