Pendidikan

SDN 57 Kendari Beri Seragam Gratis untuk Yatim Piatu dan Pendaftar Tercepat di SPMB 2026

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SD Negeri 57 Kendari, Haola, saat ditemui di ruang kerjanya di SDN 57 Kendari, Kota Kendari, Selasa (17/6/2026). Foto: Istimewa

KABAR KENDARI – SD Negeri (SDN) 57 Kendari menghadirkan program berbeda dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Sekolah yang berada di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Alolama, Kota Kendari itu menyiapkan seragam gratis bagi siswa yatim piatu dan pendaftar tercepat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 57 Kendari, Haola, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian sekolah kepada anak-anak yang membutuhkan sekaligus upaya menarik minat masyarakat menyekolahkan anaknya di SDN 57 Kendari.

“Kami kasih seragam gratis untuk 12 orang yang betul-betul tidak punya orang tua atau yatim piatu. Kami juga akan memberikan seragam gratis bagi pendaftar tercepat,” kata Haola, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, program seragam gratis tersebut tidak dibatasi latar belakang pekerjaan orang tua. Siapa pun yang mendaftar lebih awal berpeluang mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah dari pihak sekolah.

Dalam pelaksanaan SPMB 2026, SDN 57 Kendari menargetkan menerima antara 70 hingga 100 siswa baru. Meski target tersebut cukup tinggi, Haola optimistis dapat mencapainya.

Senat UHO Tetapkan 10 Bakal Calon Rektor Periode 2026-2030, Satu Pendaftar Gugur

Menurutnya, salah satu keunggulan SDN 57 Kendari adalah sebagian besar tenaga pendidiknya berdomisili di sekitar lingkungan sekolah. Kondisi tersebut dinilai membuat para guru lebih dekat dengan lingkungan dan lebih mudah memberikan perhatian kepada peserta didik.

“Kami ingin mengubah sekolah ini supaya lebih menarik bagi masyarakat. Sekolah ini harus dikenal karena kebersihannya, gurunya yang ramah dan cerdas, serta siswanya yang berprestasi,” ujarnya.

SPMB 2026 di SDN 57 Kendari mulai dibuka pada 15 Juni 2026. Menariknya, proses penerimaan siswa baru tahun ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang diikuti para guru dan ratusan siswa kelas 1 hingga kelas 5.

Pihak sekolah berharap berbagai inovasi yang dilakukan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan menjadikan SDN 57 Kendari sebagai salah satu sekolah dasar pilihan di Kota Kendari.

Redaksi

Usai Skandal Pesta Miras, Pemkot Kendari Tunjuk Plt Lurah Poasia dan Talia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *