Inspirasi

Dua Pelajar Sultra Lolos Calon Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Siap Bertugas di Istana Negara

Kabar Kendari — Kabar membanggakan datang dari Sulawesi Tenggara (Sultra). Dua pelajar terbaik asal Kota Baubau dan Kabupaten Buton Utara berhasil terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 yang akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.

Kedua pelajar tersebut adalah Laode Reyhan Putra Satria Korwa, siswa SMAN 2 Baubau, dan Waode Bintang Adisya, siswi SMAN 1 Kulisusu, Kabupaten Buton Utara.

Nama keduanya masuk dalam daftar 76 Calon Paskibraka Tingkat Pusat 2026 yang diumumkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Senin (22/6/2026). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi berjenjang dan ketat bersama peserta terbaik dari 38 provinsi di Indonesia.

Keberhasilan Reyhan dan Bintang menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Pasalnya, dari total 119.441 pendaftar di seluruh Indonesia, hanya 76 pelajar terbaik yang berhasil lolos sebagai calon anggota Paskibraka tingkat pusat.

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menjelaskan bahwa program Paskibraka bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter dan kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Menjaga Mimpi dari Daerah: Novila Eka dan Langkah Sunyi Menuju Miss Nusantara 2026

“Program Paskibraka merupakan pengkaderan calon pemimpin bangsa berkarakter Pancasila,” kata Yudian.

Sebelum dinyatakan lolos, para peserta harus melewati serangkaian tahapan seleksi mulai dari administrasi, kesehatan, pembinaan ideologi Pancasila, inteligensia umum, kemampuan peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, hingga seleksi kepribadian.

Sebanyak 228 peserta terbaik dari seluruh provinsi kemudian mengikuti tahapan verifikasi tingkat pusat di Jakarta pada 15–19 Juni 2026. Dari proses tersebut, Reyhan dan Bintang berhasil membuktikan kemampuan serta kesiapan mereka hingga terpilih mewakili Sulawesi Tenggara di tingkat nasional.

BPIP menegaskan proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan berdasarkan kemampuan, kompetensi, serta hasil yang ditunjukkan peserta selama mengikuti seluruh rangkaian seleksi.

Selanjutnya, Reyhan dan Bintang akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebelum dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026. Keduanya dijadwalkan menjalankan tugas kenegaraan pada upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara pada 17 Agustus 2026.

Dari Muna ke Kuala Lumpur: Theresa Octavia dan Gagasan Gizi yang Menembus Panggung Dunia

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Sulawesi Tenggara untuk terus berprestasi, mengembangkan karakter kepemimpinan, serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *