Kabarkendari.id – Pemutakhiran data pemilih melalui pencocokan dan penelitian (coklit) oleh KPU Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), telah mencapai 100 persen. Hal ini disampaikan oleh Komisioner KPU Kota Kendari, Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Hans A. Rompas, pada Minggu (14/07/2024).
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan coklit oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pilkada 2024 dimulai sejak tanggal 24 Juni 2024. Pelaksanaan coklit ini bertujuan untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan akuntabel. โAlhamdulillah, kami di Kota Kendari sampai tanggal 14 Juli ini sudah melaksanakan coklit hingga 100 persen,โ katanya.
Jumlah daftar pemilih di Kota Kendari mencapai 238.510 jiwa yang masuk ke dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4). โHasilnya ini disandingkan dengan daftar pemilih Pemilu kemarin, jadi bisa bertambah karena ada pemilih baru atau pemilih masuk,โ tambah Hans.
Adapun jumlah Pantarlih se-Kota Kendari adalah 949 orang, dengan total Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 520 TPS. Hans menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tahapan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024, maksimal jumlah pemilih dalam satu TPS adalah 600 jiwa. โJika satu TPS memiliki di atas 400 wajib pilih, maka ada dua Pantarlih, dan jika di bawah 400 jiwa, hanya satu Pantarlih,โ jelasnya.
Hans juga menekankan pentingnya coklit dalam memastikan data pemilih yang valid dan terkini. โPelaksanaan coklit ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua pemilih yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya. Kami berusaha sebaik mungkin agar tidak ada yang terlewat,โ ujarnya.
Dia berharap hasil coklit dari Pantarlih ini dapat mendukung pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kendari 2024 nanti. โDengan data yang akurat, kita dapat menjalankan pemilihan yang lebih baik dan lebih transparan,โ harapnya.
Untuk diketahui, KPU Kota Kendari menggelar Sosialisasi dan Peluncuran Maskot-Jingle Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kendari 2024 di Lapangan Benu-Benua. Acara launching Maskot-Jingle tersebut dimulai pada pukul 07.00 dan berakhir sekitar pukul 11.00 WITA. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah jalan santai serta pengumuman doorprize senilai belasan juta rupiah.
Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari pemuda, orang tua, hingga pejabat daerah. โSosialisasi ini penting agar masyarakat lebih memahami proses pemilihan dan pentingnya partisipasi mereka,โ kata salah satu panitia acara.
Peluncuran maskot dan jingle ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak pilih. โKami berharap maskot dan jingle ini dapat menarik perhatian masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih aktif dalam proses demokrasi,โ tambah panitia.
Sosialisasi yang dilakukan KPU Kota Kendari ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan informasi yang cukup tentang proses pemilihan dan pentingnya partisipasi aktif. โKami ingin semua warga Kota Kendari ikut serta dalam pemilihan ini, karena setiap suara sangat berarti,โ kata Hans.
Kegiatan jalan santai yang menjadi salah satu rangkaian acara juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga yang antusias mengikuti kegiatan ini, menunjukkan semangat kebersamaan dan dukungan terhadap proses demokrasi. โIni bukan hanya tentang jalan santai, tapi juga tentang menunjukkan dukungan kita terhadap proses pemilihan yang jujur dan adil,โ ujar seorang peserta jalan santai.
KPU Kota Kendari berharap, dengan segala persiapan yang telah dilakukan, pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kendari 2024 dapat berjalan lancar dan sukses. โKami telah bekerja keras untuk memastikan semuanya siap, dan kami berharap masyarakat juga siap untuk berpartisipasi,โ pungkas Hans.
Penulis: Syem


Komentar