Kabar Kendari – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memerangi stunting, Anggota Komisi IV DPR RI, Jaelani, menghadiri langsung kegiatan edukasi dan pembagian bantuan ikan segar dan ikan olahan nuget.
Adalah bagian dari kampanye Konsumsi Ikan Aman, Sehat, dan Bermutu untuk Generasi Bangsa yang digelar di Kelurahan Anggalomelai, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Rabu 5 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan salah satu program Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Dalam kegiatan yang diikuti oleh ratusan warga, terutama kaum ibu, ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya memilih dan mengolah produk perikanan yang memiliki standar mutu tinggi.
Dalam sambutannya, Jaelani menekankan bahwa Sulawesi Tenggara memiliki potensi kelautan yang luar biasa. Namun, potensi ini harus dibarengi dengan pemahaman masyarakat dalam memilih ikan yang bebas dari bahan pengawet berbahaya seperti formalin atau kontaminasi bakteri.
“Ikan adalah sumber protein terbaik untuk kecerdasan anak-anak kita. Melalui sosialisasi ini, kita ingin memastikan bahwa ikan yang sampai di meja makan keluarga di Anggalomelai adalah ikan yang benar-benar aman, sehat, dan bermutu,” ujar Jaelani di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, politisi yang dikenal vokal memperjuangkan sektor kelautan dan perikanan ini menjelaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik melalui konsumsi ikan merupakan langkah konkret dalam menyiapkan generasi emas Indonesia.
“Kita tidak ingin anak-anak kita hanya sekadar makan, tapi harus makan makanan yang berkualitas. Ikan yang bermutu akan berdampak langsung pada pertumbuhan fisik dan kecerdasan otak mereka,” tambahnya.
Selain edukasi mengenai ciri-ciri fisik ikan segar dan cara penyimpanan yang benar, kegiatan ini juga menjadi ajang dialog antara masyarakat dengan wakil rakyat mengenai kendala yang dihadapi sektor perikanan di tingkat lokal.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra Hugua yang turut hadir menyampaikan bahwa Sulawesi Tenggara memiliki potensi kelautan yang sangat besar, sehingga ironis jika masih ada masyarakat yang kekurangan asupan protein ikan.
”Kita ini daerah maritim. Ikan merupakan potensi sumber daya alam kita. Kami ingin membiasakan anak-anak kita mencintai makan ikan sejak dini demi generasi Sultra yang cerdas dan sehat,” ujar Hugua dalam sambutannya.
Masyarakat Kelurahan Anggalomelai menyambut antusias kehadiran Jaelani dan Wagub Sultra. Salah satu warga mengungkapkan bahwa informasi mengenai standar mutu ikan sangat bermanfaat bagi mereka yang sehari-harinya menggantungkan asupan nutrisi dari hasil laut.
Diharapkan melalui sosialisasi ini, angka konsumsi ikan di wilayah Kecamatan Abeli terus meningkat, sekaligus menjamin bahwa produk yang dikonsumsi memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Selain sosialisasi, Jaelani dan Hugua juga turut membagikan bingkisan berupa ikan segar dan ikan olahan nuget.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Kendari yang diwakili Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari, Kepala Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Kepala Bea dan Cukai Kendari, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara, General Manager PT. Pelindo Kendari, Camat Abeli, KORAMIL 1417-11/Poasia Kendari, Kapolsek Abeli, Lurah Anggalomelai, Ketua LPM, KSU Adi Jaya Lestari dan PT. Kendari Bay Seafood.
Redaksi


Komentar