Uncategorized

Golkar Rekomendasikan Sembilan Nama Bakal Calon Wali Kota Kendari

Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Informatika DPD II Golkar Kota Kendari, Rajab Jinik. Foto : Istimewa
Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Informatika DPD II Golkar Kota Kendari, Rajab Jinik. Foto : Istimewa

Kabarkendari.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Kendari telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada 9 (Sembilan) nama calon yang nantinya akan merebutkan tiket untuk maju sebagai Walikota Kendari priode 2024-2029.

Dalam Surat Keputusan nomor SUM- 17/DPD/GOLKAR/III/2024 tertanggal 27 Maret 2024, DPD II Golkar Kendari merekomendasikan 3 (tiga) kader yakni, Aksan Jaya Putra, Hendrawan, dan Marliana. Sementara untuk non kader ada 6 (enam) nama yaitu, Siska Karina Imran (Mantan Wakil Walikota Kendari), Abdul Rasak (Mantan Calon Walikota), Asmawa Tosepu (Mantan PJ Walikota Kendari), Andi Sulolipu (Kader PDI Perjuangan), Afdhal (Ketua DPW Perindo Sultra), dan Giona Nur Alam (Anak Mantan Gubernur Sultra).

Ditemui di Kantor Golkar Kendari, Rajab Jinik Selaku Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Informatika menyebutkan bahwa Golkar secara resmi melalui pleno terbatas bersama seluruh pimpinan kecamatan dan fungsionaris Golkar telah mengrucutkan 9 nama untuk diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk nantinya bakal mendapat rekomendasi dukungan enam kursi Golkar di parlemen guna maju pada Pilwali November mendatang.

“Golkar tidak akan mengusung diluar Sembilan nama tersebut untuk maju di Pilwali,” jelas Rajab kepada wartawan, Kamis, (28/03/2024).

Ia menambahkan, adapun para kader yang telah menerima surat tugas seperti, dirinya, Inarto dan Andi Surakhman secara otomatis gugur dalam perebutan kursi gokkar di Pilwali kali ini. “Saya dan Inarto dalam rapat kemarin sudah secara tegas mengatakan belum siap untuk maju, kami masih ingin fokus sebagai legislator di DPRD Kota Kendari,” jelasnya.

PT BSJ Bagikan Ratusan Parcel Lebaran untuk Warga Lingkar Tambang

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari ini juga menyebutkan, surat tersebut sudah dikirim ke DPP melalui DPD II Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) yang nantinya akan dijadwalkan untuk dilakukan persentase oleh DPD II Kota Kendari dari Sembilan nama tersebut, sebelum dilakukan survey internal untuk menentukan siapa yang akan diusung nantinya.

“Kami perkirakan sebelum Agustus sudah ada nama yang diusung untuk maju sebagai calon Walikota Kendari. Sebelum surat ini kami kirim para calon yang direkomendasikan secara pribadi telah dhubungi dan menyatakan sikap akan maju di Pilawali mendatang termaksud Asmawa Tosepu,” jelas Rajab.

Golkar sendiri adalah partai dengan jumlah suara terbanyak pada pemilu kali ini dengan 35.064 suara parta dengan keterwakilan 6 (enam) kursi di DPRD Kota Kendari. Atas dasar itulah Rajab menjelaskan, pihaknya membuka kepada para non kader untuk diusung melauli partai, karena syarat untuk mengusung pasangan calon adalah 7 (tujuh) kursi jadi dibutuhkan koalisi dengan partai lain.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua DPD II Golkar Kendari Bidang Kaderisasi, Loedwijk Sonaaru mengungkpakan dirinya sangat puas dengan apa yang diputuskan dalam pleno untuk rekomndasi ini. Ia menyebutkan, nama kader seperti Aksan, Hendarwan dan Marliana mendapat sambutan baik dari partai untuk maju di Pilwali kali ini.

“Ketiga nama ini kami rasa adalah kader terbaik yang akan mewarnai kontestasi Pilawli kali ini, mengingat ketiga nama tersebut sudah bukan asing lagi bagi masyarakat Kota Kendari,” jelasnya.

Isu Dampak Tambang Dibantah: Pemerintah Desa Mondoe Sampaikan Fakta Lapangan

Loedwijk beharap nantinya para kader maupun non kader yang telah direkomendasikan mampu memaksimalkan isisa waktu sebelum penetapan dukungan untuk aktif mensosialisasikan diri dimasyarakat, karena Gokkar akan berupaya untuk bisa menang di Pilwali November mendatang.

Penulis: Yais Yaddi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *