KABAR KENDARIย โ Sebuah rumah panggung milik warga di Dusun II, Desa Polopololi, Kecamatan Basala, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), terbakar pada Minggu (9/8/2026) sore.
Kebakaran rumah di Basala tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sejumlah harta benda milik korban hangus terbakar.
Kasi Humas Polres Konsel, Iptu Komang Budayana, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh Nurwahida, istri pemilik rumah, Kamaruddin (49).
Saat itu, Nurwahida baru selesai mencuci piring dan membuka gorden kamar. Ia kemudian melihat percikan api yang berasal dari colokan kipas angin.
“Saksi membuka gorden kamar dan melihat percikan api dari colokan kipas angin. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan,” kata Komang, Minggu malam.
Mendengar teriakan tersebut, Hasan yang berada di kolong rumah langsung naik ke dalam rumah. Ia melihat api telah membesar di bagian kamar.
Warga kemudian berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Selain berusaha memadamkan api, warga juga berupaya mencegah api merembet ke rumah di sekitar lokasi.
Personel Polsek Basala menerima laporan kebakaran sekitar pukul 18.00 Wita dan langsung menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman serta mengamankan area sekitar.
Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Konsel menerima laporan pada pukul 18.32 Wita.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu kendaraan komando diberangkatkan pada pukul 18.33 Wita. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.57 Wita.
Proses pemadaman melibatkan personel Damkarmat, kepolisian, TNI, Tagana, Dinas Sosial, serta masyarakat setempat.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.00 Wita. Setelah dilakukan pemadaman dan pemeriksaan kembali atau overhaul, kondisi di lokasi dinyatakan aman.
Komandan Operasi Damkarmat Konsel, Akbar, mengatakan berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga pertama kali muncul akibat korsleting listrik dari kipas angin yang berada di dalam kamar.
Api kemudian merembet ke kasur di dekat kipas angin dan membakar plafon yang terbuat dari kain. Kondisi tersebut membuat api dengan cepat menjalar ke bagian atas rumah.
Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah barang milik Kamaruddin. Di antaranya uang tunai sekitar Rp17 juta, sertifikat tanah, BPKB sepeda motor, dokumen pendidikan, serta berkas setoran haji.
Sejumlah perabot rumah tangga, pupuk, semen, dan perlengkapan pertanian juga ikut terbakar.
“Kerugian materiel ditaksir kurang lebih Rp250 juta,” ujar Komang.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik dari colokan kipas angin, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran.
Polres Konsel mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah.
Masyarakat diminta memastikan kabel, colokan, serta perangkat elektronik dalam kondisi baik untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Redaksi


Komentar