Pendidikan

Senat UHO Tetapkan 10 Bakal Calon Rektor Periode 2026-2030, Satu Pendaftar Gugur

Sepuluh bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo periode 2026-2030 berfoto bersama usai penetapan oleh Senat UHO di Kendari.
Bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026-2030 berfoto bersama usai ditetapkan Senat UHO sebagai peserta yang lolos tahap penjaringan di Kendari, Kamis (18/6/2026). Foto: Istimewa

KABAR KENDARI – Tahapan pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari periode 2026-2030 memasuki fase baru. Senat Universitas Halu Oleo resmi menetapkan 10 bakal calon rektor yang dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Senat UHO setelah dilakukan verifikasi terhadap 11 pendaftar yang mengikuti proses penjaringan bakal calon rektor.

Dari total pendaftar, satu bakal calon, yakni Prof. Dr. H. Ashar Bafadal, dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sehingga tidak dapat melanjutkan ke tahapan selanjutnya.

Sekretaris Senat UHO, Dr. Muhamad Masri, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah dilakukan penelaahan terhadap persyaratan administrasi dan ketentuan yang berlaku.

“Pengalaman manajerial beliau tidak sesuai dengan Statuta dan OTK UHO. Sehingga sesuai keputusan Rapat Senat tentang hasil penjaringan bakal calon rektor UHO periode 2026–2030, diputuskan 10 calon tersebut melaju ke tahap berikutnya,” kata Masri, Kamis (18/6/2026).

SDN 57 Kendari Beri Seragam Gratis untuk Yatim Piatu dan Pendaftar Tercepat di SPMB 2026

Adapun 10 bakal calon Rektor UHO periode 2026-2030 yang dinyatakan lolos adalah:

1. Prof. Dr. Baru Sadarun, S.Pi., M.Si.
2. Prof. Dr. Edy Karno, M.Pd.
3. Dr. Herman, S.H., LL.M.
4. Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si.
5. Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, M.Si.
6. Prof. Ma’ruf Kasim, S.Pi., M.Si., Ph.D.
7. Dr. Muliddin, S.Si., M.Si.
8. Prof. Dr. Ruskin, M.Si.
9. Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si.
10. Prof. Dr. Yusuf Sabilu, M.Si.

Masri menjelaskan, para bakal calon yang telah ditetapkan akan mengikuti tahapan pemaparan visi, misi, dan program kerja di hadapan Senat UHO.

Selanjutnya, Senat UHO akan melakukan proses penyaringan untuk menetapkan tiga nama yang berhak melaju ke tahap pemilihan rektor.

Ia juga mengungkapkan bahwa nomor urut para bakal calon ditetapkan berdasarkan urutan abjad nama masing-masing kandidat.

Usai Skandal Pesta Miras, Pemkot Kendari Tunjuk Plt Lurah Poasia dan Talia

Penetapan 10 bakal calon tersebut menandai semakin mengerucutnya persaingan menuju kursi Rektor UHO untuk lima tahun ke depan.

Pemilihan Rektor UHO periode 2026-2030 dinilai menjadi momentum strategis dalam menentukan arah kebijakan, penguatan tata kelola, pengembangan akademik, serta masa depan universitas terbesar di Sulawesi Tenggara itu.

Senat UHO berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan secara transparan, objektif, sesuai regulasi, dan tetap menjaga iklim akademik yang kondusif hingga proses pemilihan rektor selesai.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *