Pendidikan

Unsultra Jajaki Kolaborasi dengan Kementerian untuk Perkuat Kewirausahaan Mahasiswa

Pertemuan Rektor dan jajaran Universitas Sulawesi Tenggara bersama perwakilan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Jakarta, Selasa (7/4/2026), Foto Istimewa

Kabar Kendari – Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) menjajaki peluang kerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dalam upaya memperkuat program kewirausahaan bagi mahasiswa dan lulusan.

Upaya tersebut ditandai dengan pertemuan antara Rektor Unsultra bersama Ketua Yayasan Unsultra dan Direktur Kewirausahaan serta Pengembangan Usaha Produktif kementerian terkait. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, membahas sejumlah peluang kolaborasi strategis ke depan.

Rektor Unsultra, Prof. Dr. Eng. Jamhir Safani, menyampaikan bahwa sinergi dengan pemerintah menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing mahasiswa, terutama dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang kian kompetitif.

Menurut Jamhir, kerja sama ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berkelanjutan dan berdampak langsung pada penguatan kompetensi mahasiswa. “Ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi yang berorientasi pada pengembangan kewirausahaan berbasis inovasi dan kebutuhan industri,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Ketua Yayasan Unsultra, Dr. Oheo Kaimuddin Haris, menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pihak sangat diperlukan dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan pasar.

247 Lulusan Unsultra Dikukuhkan, Rektor Tekankan Wisuda sebagai Awal Perjalanan

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk menjajaki sejumlah program konkret. Di antaranya pelatihan kewirausahaan, pengembangan inkubasi bisnis, serta pendampingan bagi mahasiswa dan alumni yang ingin merintis usaha.

Melalui langkah ini, Unsultra menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki kapasitas untuk menciptakan peluang kerja secara mandiri.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement