Humaniora

Kakak Om Maxim Buka Suara Usai Video Viral, Minta Publik Hentikan Asumsi soal Keluarga

Om Maxim bersama putranya Faiz mengendarai sepeda motor di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, usai kisah perjuangan mereka viral di media sosial.
Om Maxim mengendarai sepeda motor bersama putranya, Faiz, saat melintas di salah satu ruas jalan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Kisah perjuangan mereka menjadi perhatian publik setelah video keseharian keduanya viral di media sosial. Foto: Istimewa

KABAR KENDARI – Video yang memperlihatkan keseharian pengemudi ojek online yang dikenal sebagai Om Maxim bersama putranya, Faiz, belakangan viral di media sosial dan mengundang simpati publik. Di balik ramainya dukungan, muncul pula berbagai komentar yang mempertanyakan keberadaan orang tua hingga saudara kandungnya.

Menanggapi hal tersebut, kakak tertua Om Maxim akhirnya menyampaikan klarifikasi melalui media sosial. Ia meminta masyarakat menghentikan berbagai asumsi yang dinilai telah menyeret persoalan pribadi keluarga ke ruang publik.

Dalam keterangannya, ia mengungkapkan bahwa dirinya dan ketiga adiknya berasal dari keluarga yang mengalami perpisahan orang tua sejak mereka masih kecil. Kondisi ekonomi saat itu membuat mereka harus menghadapi kehidupan dengan berbagai keterbatasan, termasuk kesempatan mengenyam pendidikan.

Menurutnya, sebagai anak sulung perempuan, ia berusaha membantu adik-adiknya semampunya. Namun, keterbatasan ekonomi membuat tidak semua kebutuhan keluarga dapat terpenuhi.

Ia juga menjelaskan bahwa hubungan antar saudara tetap terjalin dengan baik meski kini mereka hidup terpisah. Mereka masih saling mengunjungi dan menjaga komunikasi, termasuk dengan Faiz yang sesekali diasuh oleh keluarga ketika memungkinkan.

Pria 21 Tahun Tewas Ditikam Usai Keributan di Kawasan MTQ Kendari, Polisi Buru Pelaku

Terkait video yang viral, sang kakak menyebut keluarga sebenarnya telah mengetahui kondisi tersebut sejak lama. Namun mereka memilih tidak menyebarkannya di media sosial ataupun menjadikannya sebagai konten demi meraih perhatian publik.

Menurutnya, unggahan Om Maxim di TikTok hanyalah cara sederhana untuk menceritakan sebagian kecil perjalanan hidup yang dijalani bersama putranya.

Ia menegaskan bahwa setiap keluarga memiliki kisah dan ujian masing-masing yang tidak selalu diketahui orang lain. Karena itu, ia berharap publik tidak lagi menghakimi ataupun menyalahkan orang tua maupun anggota keluarga lainnya.

“Jangan membawa nama orang tua kami. Bagaimanapun mereka tetap orang tua yang harus kami hormati,” tulisnya.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak masyarakat untuk lebih banyak memberikan doa dan dukungan kepada Faiz agar tetap sehat, ceria, dan memperoleh kehidupan yang lebih baik setelah kisahnya mendapat perhatian luas.

Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Kendari, Tinggalkan Pesan Haru untuk Sang Ibu

Klarifikasi tersebut pun mendapat respons positif dari banyak warganet yang mengapresiasi keterbukaan keluarga sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga empati dan menghormati privasi setiap orang di tengah derasnya perhatian media sosial.

Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *